Selasa, 02 November 2010

Data set

Data set adalah salah satu tipe file SAS yang paling sering dijumpai dan digunakan. Secara fisik, file ini berekstensi .sas7bdat. Selain data set terdapat tipe file SAS lain, misalnya file SAS untuk catalog.

Secara konsep, data set SAS adalah file yang yang terdiri dari dua bagian, yaitu bagian deskripsi dan bagian data. Kadang-kadang data set SAS juga mengandung index untuk memampukan SAS dalam menemukan suatu record pada data set secara lebih efisien. Untuk sementara bagian tentang index ini bisa diabaikan dulu. Contoh-contoh data set pada tutorial ini pun tidak menggunakan index. Perhatikan Gambar 6 sebagai gambaran susunan data set SAS.


Bagian Deskripsi

Setiap data set SAS pasti memiliki bagian deskripsi. Bagian ini berisi informasi sehubungan dengan data set itu sendiri, diantaranya:
-         nama data set
-         waktu pembuatan
-         waktu modifikasi terakhir
-         jumlah observasi
-         jumlah variable
-         dll

Anda dapat melihat bagian deskripsi pada data set Anda. Untuk keperluan ini, coba jalankan kembali Script 3 kemudian tulis dan jalankan script di bawah ini.

1  proc contents data=DaftarPegawai;
2  run;
Script 7

SAS akan menampilkan bagian deskripsi dari data set Daftarpegawai di Log dan di Result Viewer (berupa HTML).

Bagian Data

Bagian ini berisi data – data yang Anda simpan data data set SAS. SAS menyimpan data – data Anda dalam bentuk sebuah tabel rectangular. Seperti yang Anda liat pada Gambar 6,  terdapat dua elemen penting, yaitu: Variabel dan Observasi.

Istilah Variabel pada SAS mengacu pada kolom dari suatu tabel SAS. Nilai – nilai Vina Widyani, Paul Agus, Jeff Roland, dst, adalah nilai dari Variabel NamaLengkap.

Istilah Observasi pada SAS mengacu pada baris dari suatu tabel SAS. Nilai-nilai TL11223344, Vina Widyani,  W, Staff, 3000000 adalah nilai dari Observasi pertama.

Pengaturan data dalam bentuk tabel rectangular menyebabkan setiap variabel harus memiliki suatu nilai untuk setiap observasi.Jika ada satu variabel di observasi tertentu yang tidak memiliki nilai maka SAS akan menyimpannya sebagai missing value. Jika tipe variabel adalah numerik, SAS menyimpan missing value dalam symbol titik ( . ). Jika tipe variable adalah karakter, SAS menyimpan missing value dalam bentuk spasi kosong.

1 komentar:

  1. Kok gak dilanjutin lagi nulisnya Bang?
    Saya tertarik belajar SAS, mohon bantuannya,.

    BalasHapus